MEMBENTUK ANAK UNGGUL MERAIH CITA-CITA
|
Cita-cita anak bisa saja
berubah. Berubah karena minat pribadi atau karena sang buah hati melihat
apresiasi dari masyarakat terhadap profesi tertentu. Namun yang penting, apa
pun cita-cita si kecil, orangtua wajib mendukung
|
Akademik dan Perilaku
Yang menarik, untuk meraih cita-cita, tidak hanya dibutuhkan
kemampuan akademik tapi juga keterampilan berperilaku yang baik. Intelegensi
(dalam arti pintar secara akademik) dianggap hanya menyumbang 20% dalam
menopang cita-cita, selebihnya, 80% adalah perilaku. Dengan kata lain,
karakter-karakter positif, seperti jujur, tekun, ulet, mandiri, bertanggung
jawab, bermotivasi tinggi dan mampu diajak bekerja sama, memegang peran penting
bagi anak kelak dalam meraih cita-citanya.
Lalu apa yang harus dilakukan orangtua demi mengarahkan sang
buah hati mengejar cita-citanya? Titi P. Natalia MPsi, menyarankan agar kita memberi
kesempatan pada anak untuk berkembang sesuai tahapan tumbuh kembangnya secara
menyeluruh (well rounded development). Anak-anak yang well rounded development,
lanjut pengajar pada Fakultas Psikologi Universitas Tarumanegara ini, akan
memiliki ciri- ciri positif yakni: aktif, imajinatif, kreatif, penuh rasa
keingintahuan,berani dan pandai bersosialisasi. Berikut tip untuk menumbuhkan ciri
tersebut :
1.
AKTIF/ACTIVE
2.
IMAJINATIF/IMAGINATIVE
Anak yang diberi
kesempatan untuk selalu aktif bereksplorasi akan kerap berimajinasi. Ini
merupakan hal positif. Ketika ia berkhayal,berikan apresiasi. Karena siapa tahu
dari imajinasinya tanpa batas itu akan memunculkan berbagai inovasi hebat kelak
dikemudian hari.
3.
KREATIF/CREATIVE
Untuk mendorong
kreatifitas anak, orangtua harus selalu berpikiran positif pada apa pun yang
dilakukan anak. Bahkan ketika ia mencampur aneka bumbu di dapur, misal. Memang
aktifitas itu kemungkinan besar akan membuat dapur akan menjadi kotor dan
berantakan. Namun bila selalu dilarang, kreatifitas-kreatifitas akan berhenti
karena si anak tak mau mencoba lagi. Padahal mungkin ia mempunyai potensi yang
cukup besar.
4.
INGIN TAHU/CURIOUS
Pada dasarnya setiap anak
punya rasa ingin tahu. Dalam hal ini, orangtua harus memberikan penjelasan pada
setiap keingintahuan anak dan bila perlu mencari jawaban suatu hal bersama-sama
dengan sang buah hati.
5.
BERANI/BRAVE
Anak yang berani adalah
anak yang mampu menghadapi tantangan dan tanpa putus asa mencari solusi
terhadap tantangan yang ada di depannya. Bagaimana menjadikan anak lebih
berani? Beri ia dukungan dan kepercayaan. Ketika dia mencoba sesuatu dengan
keberaniannya, lalu gagal, tetaplah beri ia dukungan. Respon-respon positif
seperti itu akan membuat anak terus berani mencoba.
6.
BERSOSIALISASI/SOCIALIZING
Orang-orang yang sukses atau
menduduki jabatan puncak, tidak hanya bermodal kepandaian akademik,tapi didukung
kemampuannya menjalin relasi. Jadi, sejak dini, doronglah anak-anak agar selalu
bergaul,baik dengan teman seusianya, orang yang lebih tua atau dengan yang
lebih muda. Social skills ini akan mendukung anak untuk meraih cita-cita dan
kesuksesannya karena anak akan mempunyai banyak teman, percaya diri dalam
bergaul, menghargai lawan bicara, mempunyai sikap empati dan selalu peduli pada
orang lain (tidak egois).
Komentar
Posting Komentar